Postingan

BMPD Tegal Serahkan Bantuan Sosial Di Pekalongan

Gambar
Kota Pekalongan - Badan Musyawarah Perbankan Daerah ( BMPD) Jawa Tengah, Wilayah Tegal-Pekalongan, memberikan bantuan sosial senilai Rp 100 juta bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala  BMPD Tegal, M Taufik Amrozy, kepada Wali Kota Pekalongan, Ahmad Afzan Arslan Djunaid, Senin (30/8/2021). Kepala BMPD Tegal, M Taufik Amrozy mengatakan, sebelumnya SBMPD telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp 500 juta dan dibagikan melalui 40 anggotanya yang tersebar di eks Karesidenan Pekalongan. "Dan hari ini kami serahkan bantuan sosial senilai Rp 100 juta dengan rincian Kota Pekalongan Rp 75 juta, Kabupaten Batang Rp 15 juta dan Kabupaten Pekalongan Rp 10 juta," jelasnya. Adapun bantuk bantuan berupa logistik seperti, sembako, vitamin, oksigen serta keperluan kesehatan lainya sebanyak 250 paket untuk Kota Pekalongan, 100 paket untuk Kabupaten Batang dan 66 paket untuk Kabupaten Pekalo...

Program KNB Dinilai Efektif, Ponpes Moderen Tazakka Siap Jadikan Santri Asing Duta Islam Moderat Indonesia

Gambar
Program KNB selama ini dianggap cukup sukses membangun karakter islam moderat ala Indonesia Pekalongan News, Kabupaten Batang - Pimpinan Pondok Pesantren Moderen Tazakka, Bandar Batang, Jawa Tengah, KH Anang Rikza Masyhadi menilai, program Kemitraan Negara Berkembang (KNB) efektif menjadi second diplomacy atau diplomasi kedua setelah diplomasi resmi yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam pergaulanya di kancah internasional. Melalui diplomasi berbasis pendidikan pesantren, KNB berpeluang besar mengenalkan model perdamaian yang diterapkan di Indonesia kepada negara dunia ketiga maupun negara-negara yang saat ini masih terlibat konflik seperti Afganistan. Menurut KH Anang Rikza Masyhadi, pesantren juga memiliki kesempatan sekaligus kemampuan untuk melakukan model diplomasi berbasis pendidikan pesantren seperti mengajarkan tentang keislaman yang moderat, studi keindonesiaan dan studi perdamaian, kepada santri asing. "Tinggal pemerintah memfasilitasi dengan membuka lebih banyak pe...

Cerita Santri Afganistan Melunak Lihat Adab Santri Indonesia Saat Sholat

Gambar
Pekalongan News, Batang -Bagi orang yang berilmu dan mau berpikir dari sebuah kejadian atau peristiwa pastilah akan dengan mudah menemukan sebuah iktibar dan akhirnya diterapkan dalam kehidupanya. Seperti itulah yang terjadi dari sebuah kisah kekuatan adab yang mampu merubah cara pandang sesorang dari semula keras menjadi lunak bahkan lembut. Cerita ini bermula saat 42 santri asal Afganistan hendak mondok di Ponpes Moderen Tazakka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pertama kali menjejakan kaki di Indonesia hal yang pertama kali dilakukan para calon santri adalah mendirikan sholat wajib dengan berjamaah di Masjid pondok.  Saat hendak memulai sholat sempat terjadi sedikit ketegangan lantaran calon santri dari Afganistan enggan makmum dengan tuan rumah. Hal tersebut rupanya membuat canggung keadaan. Usut punya usut ternyata perbedaan mazhab yang dianut menjadi masalahnya. Diketahui mazhab yang dianut oleh santri dari Afganistan adalah Mazhab Imam Hanafi, sedangkan keban...

Tidak Mengharapkan Angka COVID-19 Di Jateng Tinggi Kembali, Polda Akan Lakukan Penyekatan Kembali

Gambar
  Dirlantas Polda Jateng : Angka covid-19 di Jawa Tengah menurun berkat pelaksanaan kegiatan penyekatan PPKM Mikro dan PPKM Darurat Pekalongan News, Semaramg - Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M Rudy Syafirudin mengatakan angka covid-19 di Jawa Tengah menurun berkat pelaksanaan kegiatan penyekatan PPKM Mikro dan PPKM Darurat. Konferensi pers tersebut digelar di Loby Mapolda Jateng. Dirlantas didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-Qudusy, Kamis (26/7/2021). "Saya Dirlantas Polda Jawa Tengah menginformasikan bahwa dengan adanya kegiatan penyekatan dari PPKM sampai dengan PPKM Darurat alhamdulillah angka covid di Jawa Tengah sudah turun,"terangnya saat konferensi pers. Meski demikian, Rudy menghimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dirlantas menerangkan pihaknya akan melakukan penyekatan kembali khususnya pada hari libur. "Kita tidak mengharapkan angka covid ini tinggi kembali, kami akan melakukan penyekatan-pen...

Sembilan Warga Binaan Rutan Pekalongan Dapat Asimilasi

Gambar
Rutan Kelas IIA Pekalongan memberikan hak asimilasi dan integrasi kepada sejumlah warga binaan  Kota Pekalongan - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Pekalongan, Jawa Tengah, memberikan hak asimilasi dan integrasi kepada sejumlah warga binaan yang sudah memenuhi syarat. Pemberian hak asimilasi sejalan dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Tahun Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat di masa pandemi sekaligus menjadi langkah pencegahan penularan covid-19 di dalam Rutan. Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Anggit Yongki Setiawan mengatakan, sebanyak delapan  warga binaan telah mendapatkan asimilasi dan integrasi serta satu orang lainya pembebasan bersyarat. "Semua yang diberikan asimilasi dan integrasi telah memenuhi syarat seperti telah menjalani dua pertiga hukuman, termasuk warga binaan dari pidana umum dan lain sebagainya," terangnya Rabu (25/8/2021). Anggit mengungkapkan...

Wujudkan Mimpi Penyandang Disabilitas, Polisi Beri Kemudahan Slamet Miliki SIM D

Gambar
Slamet penyandang disabilitas sudah berkeinginan memiliki SIM sejak lima tahun lalu kini  baru terwujud Pekalongan News, K abupaten Pekalongan - Slamet Maksum (36) penyandang disabilitas warga RT 09 RW 03 Desa Menjangan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mengaku sudah berkeinginan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sejak lima tahun lalu.  "Saya sudah bermimpi punya SIM sejak 2017, namun baru hari ini terwujud," ungkapnya, Selasa (24/8/2021).  Slamet mengungkapkan, setelah memiliki SIM D khusus penyandang disabilitas, dirinya tidak lagi merasa khawatir maupun takut bila sewaktu-waktu ada ada razia kelengkapan surat dan kendaraan di jalan.  "Sekarang lebih tenang, tidak ada lagi perasaan was-was, alhamdulillah saya senang sudah punya SIM D," ujarnya.  Slamet menuturkan, sejak pertama kali mengendarai motor yang sudah dimodifikasi untuk memudahkan pekerjaan, selalu merasa tidak tenang. Selain saat itu belum memiliki SIM, jalan yang saban hari ia lalui juga k...

Bikin Ngakak Beginilah Sepakbola Waria Dari Banjir Gol Hingga Dibubarkan Polisi

Gambar
Sekumpulan waria dengan kostum feminim bertanding sepakbola melawan tim pria tulen dalam sebuah laga persahabatan untuk merayakan HUT Ke-76 RI Pekalongan News, Kabupaten Pekalongan - Apa jadinya bila sekumpulan waria dengan kostum feminim bertanding sepakbola melawan tim pria tulen dalam sebuah laga persahabatan untuk merayakan HUT Ke-76 RI di Lapangan Selaos, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (22/8/2021). Yang ada, laga kedua tim yang sejatinya masih satu gender tersebut sukses mengocok perut penonton sepanjang pertandingan dengan format 2 X 30 menit. Tim Perkumpulan Waria Karesidenan (PWK) Pekalongan yang turun dengan 15 pemain sebagai tamu melawan 11 pemain dari tim Anak Remaja Selaos (Arsela) yang merupakan tuan rumah. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, tim waria dengan agresif langsung menyerbu dengan straregi total football alias semua pemain maju sebagai penyerang. Meski memiliki jumlah pemain lebih banyak, tim waria justru kerap kewalahan lantaran tim tuan rumah Arsel...