Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Kendala Cuaca Diprediksi Akan Hambat Pelaksanaan TMMD Reguler Ke-98

Gambar
http://www.pekalongan-news.com/2017/04/kendala-cuaca-diprediksi-akan-hambat.html Kondisi jalan berlumpur akibat cuaca yang sukar diprediksi menjadi hambatan pelaksanaan TMMD Reguler ke-98  Pekalongan Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan selain dikenal sebagai penghasil durian juga dikenal dengan perubahan cuaca yang serba mendadak. Dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-98 ditengarai akan diganggu cuaca yang susah diprediksi tersebut. "Curah hujan di sini sangat tinggi dan sukar diprediksi meskipun hampir dipastiakn tiap haru turun hujan namun waktunya sukar ditebak," Ungkap Parsito (48 th) warga Desa Rogoselo. Curah hujan yang tinggi dan kerap turun sangat merepotkan pelaksana  di lapangan, pasalnya tanah galian yang sudah dikeruk menggunakan alat berat ikut terbawa arus air hujan yang turun ke tanah yang lebih rendah. Akibatnya lumpur dan meterial yang terbawa air kembali menimbun badan jalan yang sudah dikeruk dan biasanya tim akan kembali meratakan badan jalan y...

Persiapan Selesai Gong Upacara Pembukaan Siap Ditabuh

Gambar
Peta lokasi TMMD Reguler ke-98 sudah dibuat oleh Satgas Pekalongan Gong upacara pembukaan TMMD di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan siap ditabuh, finishing persiapan pembukaan terus dikebut. Bahkan susunan acara untuk mengisi upacara pembukaan pun sudah disiapkan. Pasiter Kodim 0710/Pekalongan Kapten Inf Sunarto menyampaikan, program rencana yang akan dilaksanakan sudan disusun seluruhnya. Dirinya berharap semua akan sesuai rencana. "Mari kita sama-sam berdo'a agar TMMD Reguler ke-98 ini bisa berjalan lancar dan mencapai hasil maksimal," ucap Sunarto. Kodim 0710/Pekalongan sendiri menargetkan seluruh persiapan rampung awal bulan ini dan secara kesulurahan persiapan akan rampung juga. Dan agenda terakhir sebelum upacara pembukaan, kata Sunarto, tinggal mempersiapkan gladi kotor dan gladi resik yang akan dilaksanakan beberapa hari jelang upacara Pembukaan. "Kita sudah atur sedemikian rupa mudah-mudahan tepat waktu dan tepat sasaranya," tandas Sun...

Penanganan Rob Di Kabupaten Pekalongan Libatkan Lapan

Gambar
FKPR bersama Lapan dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan serius menagani rob di wilayah utara Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pekalongan Forum Komunitas Peduli Rob (FKPR) yang digagas oleh masyarakat perantauan asal Wonokerto, Kabupaten Pekalongan berkomitmen dengan memberikan sumbangsih sekaligus membantu pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mengatasi persoalan rob. Ketua FKPR, Mujio Sukir mengatakan, pihaknya berkepentingan mengatasi persoalan bersama pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui  kajian dan penelitian mendetail dengan melibatkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). "Kami melalui Lapan menyediakan foto atau citra satelit untuk mendeskrepsikan mengapa sampai terjadi rob di wilayah pantura," ucap Mujio lusa lalu di Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Selain itu, kata Mujio, pihaknya juga akan mencarikan donatur untuk membantu membiayai penanganan rob dan dalam waktu dekat akan melakukan pengambilan gambar dokumenter dengan subjek rob itu send...

Misteri Penyiraman Wajah Nur Asriyah Pegawai RSUD Batang, Terungkap

Gambar
AS pelaku kejadian penyiraman cairan kimia  ke wajah Nur Asriyah diamankan  di Mapolsek Batang. Batang Pelaku kejadian penyiraman cairan kimia  ke wajah Nur Asriyah (22 th) pegawai RSUD Batang yang sempat menjadi teka teki awal bulan maret lalu. Kini pelakunya sudah diamankan  di Mapolsek Batang.  Rupanya, pelaku adalah mantan tunangan pegawai RSUD Batang itu, yakni AS (22) warga Desa Cempereng Kecamatan Kandeman, AS nekat melakukan itu karena sakit hati.  "Pelaku sudah menyerahkan diri, dia sempat kabur ke Bekasi, AS sudah mengakui perbuatannya menyiram wajah korban karena karena pelaku merasa sakit hati setelah pertunangannya dibatalkan sepihak oleh pihak korban,” terang Kapolsek Batang AKP Bambang Sugiyanto didampingi Kanit Reskrim  Polsek Batang, Aiptu Faridin Jum'at (31/3/17). Baca Juga : Sadis, Gadis Cantik Jadi Korban Penyiraman Cairan Yang Diduga Air Keras Oleh Orang Tak Dikenal AS mengakui, sengaja menyiram wajah mantan tunangannya Nur Asriyah...

CA Pelaku Penggelapan Ford Ranger Ditangkap Polsek Batang

Gambar
CA(37 tahun) pelaku penggelapan Ford Ranger di Mapolsek Batang Batang  Seorang warga Desa Blado Kabupaten Batang berinisial CA(37 tahun) ditangkap polisi,  gara gara menggelapkan mobil jenis Ford Ranger warna hitam milik Akbar Bayu (36) warga Perum Pasekaran Griya Permai dengan cara menggadaikan pada seseorang, Saat ini, CA masih meringkuk di sel tahanan Polres Batang. “Pelaku sudah kami tahan. Kami masih mengembangkan kasus ini dan memeriksa pelaku,” terang Kapolsek Batang AKP Bambang Sugianto yang didampingi Kanit Reskrim Aiptu Faridin , Jumat (31/3/17). Lebih lanjut Kapolsek menuturkan,sebelumnya Korban bermaksud untuk menjual mobil tersebut kemudian meminta bantuan tersangka untuk menjualkanya, Jumat 10 Pebruari 2017 . Namun dengan alasan ada pembeli , tersangka kemudian mengambil mobil dirumah korban. Setelah mobil, kunci kontak dan STNK diserahkan oleh korban kepada tersangka, lalu tersangka membawa mobil tersebut untuk diperlihatkan calon pembeli. Meski berkali kali kor...

Perangi Pungli Dan Peredaran Gelap Narkoba, Lapas Kelas IIA Pekalongan Teken MOU

Gambar
Ka Lapas M Hilal menandatangani MoU dengan instistusi penegak hukum,, Polri, BNN, TNI, Pemkot Pekalongan dan Kemenag Kota Pekalongan Kota Pekalongan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Pekalongan, M Hilal menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, BNN Batang dan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dihelat usai Apel Akbar di Lapangan Lapas Kelas IIA Pekalongan dan merupakan Apel Akbar serentak se Indonesia yang digelar oleh Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham). Hilal mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman bersama tersebut dimaksudkan untuk menunjukan komitmen Kemenkumham dalam memerangi penyalahgunaan kewenangan oleh oknum petugas lembaga pemasayarakatan maupun di UPTD serta memerangi juga peredaran narkoba di dalam Lapas termasuk peralatan komunikasi dan praktik pungutan liar, baik yang ditujukan kepada warga binaan maupun keluarganya. ...

Tingkatkan Pariwisata Daerah, Pelaku Wisata Desak Pemkab Pekalongan Bentuk Badan Promosi Pariwisata

Gambar
Diskusi pengembangan pariwisata daerah melibatkan Dinporapar, PHRI, Pokdarwis dan penyedia jasa pemandu wisata Kabupaten Pekalongan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata di Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Endang Lasminingsih menyebutkan, terdapat 8 objek wisata alam yang sangat berpotensi disamping 12 lokasi wisata, 6 wisata buatan, 8 wisata dengan minat khusus dan 17 wisata lainya yang dapat diolah melalui strategi promosi dan pengembangan pariwisata daerah. Endang mengatakan, di wilayah Kabupaten Pekalongan juga terdapat 4 Desa Wisata seperti Desa Lolong di Karanganyar, Petungkriyono dan dua pelabuhan perikanan seperti TPI Wonokerto serta TPI Jambean. "Namun sayangnya dari berbagai potensi wisata tersebut baru bisa di dukung oleh satu Hotel berbintang dan delapan Hotel non bintang serta 10 pondok wisata," ungkap Endang dalam paparanya di acara diskusi pengembangan pariwisata Kota Santri, Kamis (30/3/17). Sedangkan bentuk dukungan lainy...

Bupati Pekalongan Wajibkan ASN Konsumsi Beras Petani Lokal

Gambar
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengecek kualitas beras untuk ASN, TNI dan Polri yang diambil dari hasil petani lokal yang tergabung dalam KTNA Kabupaten Pekalongan Bupati Pekalongan dalam waktu dekat akan melayangkan surat edaran agar Aparatur Sipil Negara (ASN) membeli beras dari petani yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengaskan hal tersebut saat melaunching beras produk Kontak tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pekalongan, Kamis (30/3/17). "Segera akan saya buat surat edaranya dan ini wajib bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan," tegas Asip. Asip menjelaskan, di era pemerintahanya, TPP para ASN sudah ia naikan sehingga kebijakan tersebut merupakan subsidi secara tidak langsung yang nantinya akan menguntungkan para petani. Cara seperti itu, kata Asip, menjadi upaya alternatif untuk mengeleminir para tengkulak dari luar kota yang selalu membanjiri Kabupaten Pekalongan setiap kali panen sehingga harga beras ditin...

Mbah Sikur, Berkat Tentara Pembangunan Desa Saya Lancar

Gambar
kakek  Sikur (78), warga Desa Rogoselo, Kecamatan Doro saat  ditemui tim Pendim Pekalongan, Kamis  (29/03/2017),  terkait pelaksanaan TMMD  Pekalongan Ungkapan kakek  Sikur (78), warga Desa Rogoselo, Kecamatan Doro  ketika ditemui tim Pendim Pekalongan, Kamis  (29/03/2017),  terkait pelaksanaan TMMD Reguler ke98 Kodim Pekalongan di desanya.  "Berkat pak Tentara pembangunan Desa saya lancar. Buktinya, jalan rusak di desa kami yang sudah dibiarkan cukup lama kini akan di apal,’"tuturnya  Mbah Sikur membenarkan dengan dibangunnya ruas jalan di desanya kelak akan bisa memperlancar  akses  Rogoselo ke sejumlah desa lainnya.   Dengan lancarnya akses itu, nantinya pemasaran hasil perkebunan warga akan lancar dan otomatis nanti bisa mengangkat perekonomian warga. Baca Juga : Terhubung Dengan Jalan Tembus, Rogoselo Tak Lagi Terpencil Sebagaimana diberitakan,  salah satu sasaran fisik TMMD Reguler Kodim Pekalongan, adalah ...

Mbah Gondrong Pelaku Pengganda Uang Ditangkap Saat Berada di Rumahnya

Gambar
Mbah Gondrong (33) dibekuk jajaran Unit Reskrim Kepolisian Sektor Tulis Resor Batang Batang Seorang pria yang mengaku mampu menggadakan uang di Batang Jawa Tengah yang dikenal dengan panggilan Mbah Gondrong 33 tahun  warga Desa Kebumen Kecamatan Tulis Kabupaten Batang ini ,   dibekuk jajaran Unit Reskrim Kepolisian Sektor Tulis Polres Batang , karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dengan modus penggandaan uang dan penglarisan, hingga korbannya mengalami kerugian jutaan rupiah, p elaku ditangkap saat berada dirumahnya pada Rabu (22/3/17). Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana mengatakan, Pelaku sudah diamankan.  "Pelaku sudah kami amankan dan mintai keterangan,” tuturnya. Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono menceritakan, asal mula kejadian pada Jumat 24 Februari 2017 di sebuah warung sate yang terletak di Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Pelaku diduga  tela...

Kesadaran Menghargai HKI Pelaku IKM Kota Pekalongan Rendah

Gambar
Sosialisasi dan fasilitasi HKI di Musium Batik Kota Pekalongan bagi kalangan pelaku IKM  Kota Pekalongan Kesadaran menghargai Hak Kekayaan Intekektual (HKI) di  kalangan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia tergolong masih rendah, begitu juga di Kota Pekalongan. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker) Kota Pekalongan, Wahyudi Pontjo Nugroho menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi HKI di Musium Batik, Rabu (29/3/17).  "ATM atau tiru amati dan modifikasi yang biasa diterapkan oleh pelaku IKM kita sekarang ini sudah tidak lagi relevan dengan semangat HKI," ucap Pontjo. Pontjo menjelaskan, dari seluruh potensi IKM yang mencapai angka ribuan di Kota Pekalongan, baru sekitar 200 sekian yang sudah memiliki kesadaran mendaftarkan merek maupun paten. Padahal potensi jumlah IKM yang berproduksi di Kota Pekalongan, lanjut Pontjo, mencapai ribuan IKM. Permasalahan pemalsuan atau mencontek merek dan karya sesama IKM di Indones...

Kisah Seni Akrobatik Pernah Berjaya Di Desa Rogoselo

Gambar
Foto : IlustrasiDok : Istimewa Pekalongan Selain potensi alam Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan ternyata juga menyimpan potensi lain yang tak kalah mengejutkan. Ternyata di balik ketenangan dan ketentraman kehidupan Desa Rogoselo tersimpan bakat-bakat seni yang cukup dikenal masyarakat. "Dulu warga Desa Rogoselo dikenal sebagai gudangnya seni akrobatik atau pemain sircus yang handal. Namun karena banyak yang melanglang buana dan sebagian tidak kembali jadi bakat tersebut ikut terkubur di desa ini," ungkap Saronto, Kades Rogoselo. Saronto menjelasakan, tak banyak tersisa seniman circus di Desa Rogoselo. Beberapa yang tinggal menetap disekitar Rogoselo dan beberapa diantaranya lagi masih hidup di sini namun tidak eksis. Kendati demikian apabila nanti diminta untuk tampil dalam pembukaan  TMMD Reguler ke-98, kata Saronto, dirinya akan berusaha mengumpulkan bakat-bakat tersebut. "Kita akan campurkan seniman yang tersisa dengan seniman circus yang menetap di...

Dukungan Kerja Bhakti Terus Mengalir

Gambar
Hardon (45 th) warga Dusun Blimbing, Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar Pekalongan Gerakan ajakan ikut kerja bhakti membangun jalan tembus mulai menyebar, kini warga Dusun Blimbing, Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar menyatakan kesiapanya untuk ikut terjun membantu warga Desa Rogoselo dan TNI membangun Jalan yang nantinya akan menghubungkan desa mereka. Hardon (45 th) warga Dusun Blimbing mengatakan, akan turun dan mengajak warga dusunya untuk ikut kerja bhakti. "Kami tidak sungkan membantu ikut kerja bhakti karena kami jugalah yang akan menikmati jalan tembus tersebut," ungkap Hardon. Hardon mengaku siap menggropyok warga agar ikut turun membantu sebab sebagian jalan yang akan dibangun masuk ke Desa Pedawang yang artinya pedusunan Blimbing juga akan dilalui. "Kami siap mengerahkan warga ikut kerja bhakti bersama TNI dan warga lainya," ucapnya. Seperti diketahui, jalan tembus sepanjang 600 meter masuk wilayah Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar. Hal itu menyeba...

Jembatan Peninggalan Belanda Di Pedawang Akan Direhab

Gambar
Jembatan Pedawang yang akan direhab sedang dibersihkan oleh sejumlah anggota TNI Pekalongan Inilah fisik jembatan peninggalan belanda yang menghubungkan desa Pedawang dengan Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan yang akan diperbaiki TNI melalui kegiatan TMMD Reguler ke-98. Jembatan sepanjang lebih kurang 50 meter memiliki kontruksi baja kolom dan dibangun semasa pemerintahan kolonial belanda dan diperkirakan berusia hampir sama dengan usia republik ini.  Baca Juga : Terhubung Jalan Tembus, Rogoselo-Pedawang Siap Lepas Dari Keterpencilan Melalui pembangunan jalan tembus, jembatan yang sudah bertahun-tahun tak terpakai tersebut akan menjadi pelengkap jalan tembus yang rencananya akan difungsikan untuk membuka keterasingan dengan menyatukan akses dua desa. Meski keberadaan jembatan tersebut masuk wilayah Desa Pedawang, namun TMMD Reguler ke-98 akan memperioritaskan jembatan tersbut untuk dikerjakan. "Kita sudah perhitungkan karena jembatan vital dan masuk ke dalam azas ...

Terhubung Jalan Tembus, Rogoselo-Pedawang Siap Lepas Dari Keterpencilan

Gambar
Inilah kondisi jalan tembus yang akan dibangun TNI menghubungkan Desa Rogoselo dengan Desa Pedawang Pekalongan Dua desa yang paling berbahagia dengan adanya TMMD Reguler ke-98 adalah Desa Rogoselo dan Desa Pedawang. Selain karena akan menikmati akses langsung berupa jalan tembus yang akan menghubungkan keduanya juga akan menjadi sejarah baru karena berhasil keluar dari keterpencilan yang sangat mengucilkan. Desa Rogoselo dan Desa Pedawang yang baru akan menjadi lebih hidup.  Arus perpindahan manusia akan lebih deras terutama warga luar yang akan penasaran dan bisa dipastikan akan bersliweran. Tidak hanya bersliweran mungkin sebagian dari mereka terutama para pemburu swa foto atau penghobi kekinian akan menjadikan kedua desa tersebut menjadi target baru dan tentunya sebagian dari mereka  ingin menjadi yang pertama. Baca Juga : Terhubung Dengan Jalan Tembus, Rogoselo Tak Lagi Terpencil Karena memang memiliki pemandangan yang elok maka bersiaplah kedua desa penghasil durian terse...

Terhubung Dengan Jalan Tembus, Rogoselo Tak Lagi Terpencil

Gambar
Kades Pugangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan Pekalongan TMMD Reguler ke-98 memang digelar di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, namun bagi warga Desa Pugangan Kecamatan Doro dan Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar auara kegembiraan juga dirasakan dua desa tetangga tersebut. Warga dua desa yang bersangkutan akan sama-sama menikmati jalan baru yang menghubungkan ketiga desa yang terkenal sebagai penghasil durian di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kades Pugangan, Ruba'i mengatakan sangat terbantu dengan adanya efek pembangunan jalan baru sehingga bagi warga Desa Pugangan yang akan ke ibukota Kecamatan Karanganyar akan lebih mudah. "Jika sudah selesai, maka warga tidak perlu memutar melalui Desa Larikan bila ingin ke Karanganyar," ucap Ruba'i. Jalan tembus yang akan dibangun nanti, kata Ruba'i, akan mempersingkat jarak dan waktu tempuh desa-desa yang ada di sekitar Desa Rogoselo. "Dengan demikian selain efisien juga akan menghemat BBM," ujar Ruba'i. T...

Pengusaha Air Minum Isi Ulang Diuntungkan Adanya Jalan Tembus Desa Rogoselo

Gambar
Sutrisno, sopir tanki air minum isi ulang mengaku diuntungkan dengan adanya jalan tembus di Desa Rogoselo yang dibangun TNI melalui TMMD Reguler ke-98 Pekalongan Entah apa dan siapa lagi yang akan menikmati hasil atau menikmati keuntungan dari pembangunan jalan tembus yang dilakukan oleh TNI melalui TMMD Reguler ke-98 di Desa Rosgoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Sejauh ini sudah banyak yang menyatakan diri diuntungkan adanya jalan tembus yang akan dibangun April 2017 mengubungkan Desa Rogoselo dengan desa-desa sekitarnya. Bahkan pengusaha air minum isi ulang yang menjadikan sumber mata air di Rogoselo sebagai sumber pasokan mengaku juga diuntungkan dengan adanya jalan tembus. Seperti diungkapkan oleh Sutrisno (50 th) warga Desa Randon, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan yang berprofesi sebagai Sopir truk tanki. Sebagai supir tanki sekaligus pengusaha air minum isi ulang, sutrisno setiap saat mengambil pasokan air langsung dari mata air Rogoselo. "Saya kira tidak ha...

500 Atlet Ramaikan Lomba Lari 5 K Di HUT Kota Pekalongan Ke-111

Gambar
Ratusan pelari dari dua katagori umum dan pelajar mengikuti lomba lari 5K yang digelar Dinpadbudpora Kota Pekalongan, Minggu (26/3/17) untuk meramaikan HUT Kota Pekalongan yang ke-111 Kota Pekalongan  Nurul Qomar menjadi yang tercepat dalam lomba lari 5 K yang digelar  Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dinpadbudpora) dalam rangka memperingati HUT Kota Pekalongan ke-111, Minggu (26/3/17). Nurul Qomar finis diurutan pertama katagori umum, menyingkirkan 139 pelari dari berbagai kota se-eks Keresidenan Pekalongan dengan catatan waktu 16 menit 51 setik. Prestasi serupa juga ditorehkan Ananta Aulia Putri di katagori pelajar putri dengan catatan waktu 25 menit 36 detik. Pelajar SMP 2 Kota Pekalongan tersebut mengungguli atlet putri dari seluruh sekolah SMP dan SMA se-Kota Pekalongan. Untuk katagori pelari pelajara putra, Ananta Dwi Prasetya dari MAN 2 Kota Pekalongan mencatatkan waktu terbaik 20 menit 22 detik untuk  menjadi yang terbaik mengalahkan 362 pelari se-...

Bupati Pekalongan Ground Breaking Tanggul 'Gotong Royong '

Gambar
Bupati bersama sejumlah pejabat memukul pancang bambu sebagai tanda dimulainya pembangunan tembok raksasa atau tanggul melintang untuk membendung rob di wilayah utara Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pekalongan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melakukan Ground Breaking untuk memulai pembangunan tembok raksasa atau tanggul melintang di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Tembok sepanjang 800 meter dengan lebar 9 meter dibangun untuk membendung rob yang diakibatkan oleh limpasan air laut dari pantai utara. "Seperti kita ketahui dari data, rob di Kabupaten Pekalongan telah menenggelamkan 2.395 rumah dan mengakibatkan lebih dari 12 ribu KK terdampak bencana rob," ungkap Bupati Pekalongan. Asip menjelaskan, penanganan rob di Kabupaten Pekalongan terbagi dalam tiga zona. Zona pertama di Kecamatan Wonokerto dengan garis pantai sepanjang 5 km akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR, zona kedua berada di Desa Mulyorejo bersama dengan Desa Tegaldowo dan D...

Setelah Disosialisasi, Seratusan Prajurit Kodim 0710/Pekalongan Dites Urin

Gambar
Satu persatu prajurit, perwira dan PNS Kodim 0710/Pekalongan mengantri giliran tes urin yang dilakukan oleh Tm Dokkes Polres Pekalongan Kota Pekalongan Sebanyak 110 prajurit Kodim 0710/Pekalongan mengikuti sosialisasi Pencegahan, Pemeberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota. Sosialisasi diberikan oleh Kasat Narkoba AKP Junaidi bertempat di Makodim 0710/Pekalongan dengan dihadiri oleh Dandim 0710/Pekalongan , segenap perwira dan PNS Kodim. Tidak hanya sosialisasi, usai kegiatan semua jajaran Kodim 0710/Pekalongan juga mengikuti test urine tanpa kecuali. Namun dari hasil pemeriksaan Tim Dokkes Polres Pekalongan Kota tidak ditemui adanya indikasi narkoba atau negatif. Dandim 0710/Pekalongan mengatakan, seluruh prajurit TNI harus bersih dari narkoba maupun obat-obatan terlarang lainya karena TNI sudah berkomitmen untuk melawan narkoba. "Hasil tes urine apapun hasilnya akan kami terima namun stelah saya dapat informasi ternya...

Petugas Patroli Hutan Akui, Jalan Tembus Desa Rogoselo Akan Mudahkan Pekerjaanya

Gambar
Agus mengaku senang dengan adanya jalan tembus yang akan dibangun TNI Pekalongan Salah satu orang yang terbiasa menghadapi medan berat yang ada di Desa Rogoselo, kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan adalah Agus Sugiyanto (45 th) petugas Perhutani KPH Pekalongan Timur. Saban hari, Agus menyantap menu jalanan rusak untuk patroli menembus hutan termasuk jalan tembus yang akan dibangun melalui TMMD Reguler ke-98 di Desa Rogoselo. "saya ikut senang kalau jalan tembus nantinya bisa jadi bangun, artinya semakin berkurang jalanan rusak yang biasa saya lewati," timpal Agus saat mendengar informasi adanya TMMD di Desa Rogoselo. Meski bukan warga Desa Rogoselo, namun dirinya turut menikmati adanya jalan tembus tersebut. Hal tersebut, kata Agus, akan lebih memudahkan dirinya bertugas. Selain itu, tutur Agus, dengan adanya jalan tembus secara otomatis lalulintas menjadi ramai dan kalau ramai bisa dipastikan keamanan hutan akan lebih baik. "Lokasi terpencil akan berkurang dan semoga s...

Efek Jalan Tembus, Percepatan Ekonomi Rogoselo Dan Sekitarnya Akan Terjadi

Gambar
Kamid (47 th) pemilik lahan sengon di Dukuh Plumud, Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan Pekalongan Adanya jalan tembus yang akan dibangun melalui program TMMD Reguler  ke-98 di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan tidak hanya disambut gembira oleh masyarakat namun juga ungkapan senang juga disampaikan para pemilik lahan sengon di sekitar Rogoselo. Sebelumnya petani durian rakyat mengaku diuntungkan dengan adanya jalan tersebut, sekarang beberapa petani sengon atau pemilik tanaman sengon pun juga merasakan hal yang sama. "Sebelumnya untuk mengangkut hasil tebangan pohon sengon, kami harus kerja lebih ekstra keras lagi, sebab jalan dalam kondisi rusak sehingga hasil kayu tebangan lebih lambat diangkut keluar," ungkap Kamid (47 th), warga Dukuh Plumutan, Desa Rogoselo. Kamid mengaku mengeluarkan biaya angkut kayu sengon keluar dari lahan tebangan lebih besar, sebab semuanya terkendala akses lokasi yang sulit dengan kondisi jalan rusak. Dia berharap...