Postingan

Perempuan Pekalongan Pecahkan Rekor Berkebaya Terbanyak Di Indonesia

Gambar
Bupati Pekalongan dan Istri menerima plakat rekor perempuan berkebaya terbanyak di Indoneisa 2017  dari tim MURI Kabupaten Pekalongan Buku Musium Rekor Indonesia (MURI) kembali mencatat nama Kabupaten Pekalongan setelah, Sabtu (22/4/17) tercipta rekor baru berupa Perempuan Berkebaya terbanyak di Indonesia yang  mengikuti Apel Pagi di Alun-alun Kajen. Tercatat sebanyak 17 ribu perempuan berkebaya tumpah ruah memadati lokasi. Mereka berasal dari 19 Kecamatan yang di Kabupaten Pekalongan. Selain mencatatkan diri dalam buku MURI, belasan ribu peserta tersebut juga mendeklarasikan diri sebagai Perempuan Berkebaya Kabupaten Pekalongan Melawan Korupsi. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, dirinya akan menghidupkan kembali budaya berkebaya karena menurutnya kebaya merupakan pakaian nasional Indonesia. "Kabupaten Pekalongan akan menjadi inisiator agar para perempuannya berpakaian kebaya," ujarnya. Asip juga mengungkapkan, kain kebaya merupakan produk asli Indonesia jadi sangat ...

Industri Picu Kelangkaan Gas Melon Di Kota Pekalongan

Gambar
Pertamina pasok 2800 tabung gas ukuran 3 kilogram selama Operasi Pasar Kota Pekalongan Menanggapi Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di pasaran, Bagian Perekonomian Setda Kota Pekalongan, Betty Dahfia menyebut, masih banyaknya pelaku industri yang masih memakai gas eliji 3 kilogram. Dari pantauan kami, kata Betty, tiap harinya pelaku industri bisa membeli 5 hingga 6 tabung gas berukuran 3 kilogram yang bersubsidi. "Mereka yang masuk golongan industri masih menikmati subsidi, padahal gas elpiji tiga kilogram selain bersubsidi juga jumlhanya terbatas," ungkap Betty, Sabtu (22/4/17). Gas elpiji 3 kilogram bersubsidi, kata Betty, hanya diperuntukan bagi warga miskin dengan harga yang jauh lebih murah namun pada kenyataanya banyak pelaku industri justru memamfaatkan harga murah untuk kebutuhanya. Saat ini, sambung Betty, pemerintah pusat masih melakukan pantauan dan masih mencari mekanisme penyaluran gas bersubsidi yang penggunaanya tepat sasaran. "Agar penyebaranya merata dan ...

Gas Melon Menghilang, Pemkot Pekalongan Gelar Operasi Pasar

Gambar
Puluhan warga sejak pagi sudah terlihat mengantri Opersia Pasar untuk membeli gas elpiji tiga kilogram d i Kecamatan pekalongan Timur, Kota Pekalongan Kota Pekalongan Setelah lebih dari sepekan gas elpiji 3 kilogram menghilang di pasaran akhirnya Sabtu (22/4/17) Pemerintah Kota Pekalongan menggelar Operasi Pasar di lima lokasi. Empat diantara lima lokasi berada di masing-masing Kantor Kecamatan dan satu lokasi lainya berada di Kantor Kelurahan Podosugih, Kota Pekalongan. Salah seorang pengantre gas melon atau gas 3 kilogram, Mita Febriani, warga Kramatsari mengatakan, semenjak gas sulit dijumpai di eceran maupun di depo, selama itu pula dirinya terpaksa memasak menggunakan kayu bakar. "Sudah lebih dari satu minggu ini saya memasak menggunakan kayu bakar karena tidak mendapatkan gas elpiji 3 kilo," aku Mita saat antre. Hal yang sama juga disampaikan, Warmuah, warga Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur yang mengaku tidak lagi bisa memasak. Warmuah juga mengaku, selama d...

Pemberdayaan Pekarangan Juga Disuluhkan di TMMD Rogoselo

Gambar
PEKALONGAN       Bagaimana memberdayakan  lahan                     pekarangan  jugadisuluhkan di TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan. Di kegiatan itu menghadirkan penyuluh  Kadarusman, dari  Pokja 3 Tim  Penggerak PKK Kabupaten Rogoselo. Dalam penyuluhan itu dihadiri,  Ketua  Tim Penggerak PKK  Kecamatan Doro,  Ny. Yuhanto dan sejumlah anggota PKK  Desa Rogoselo, termasuk sejumlah mahasiswa dan mahasiswi  Universitas Pekalongan. Acara berlangsng di  PKBM  Insan  Cendekia, Desa  Rogoselo. Selain penyuluhaan tentang  pemanfaatan pekarangan rumah, juga  didorong pengolahan bahan lokal dilanjutkan dengan praktek  pembuatan  lempok pisang. Untuk materi  pemanfaatan pekarangan rumah, dilanjutkan dengan  gerakan penanaman pohon cabe 20 pohon di masing-masing rumah. Termasuk  penanaman sayuran . Dikemukakan  Kadarusm...

Pembangunan lebih Cepat Melalui TMMD

Gambar
PEKALONGAN  - Jajaran Pemkab Pekalongan mengapresiasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro. Muncul penilaian, bahwa pembangunan di pedesaan akan lebih cepat jika dilaksanakan dengan sistem TMMD. Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan,  Asip Kholbihi, S.H. M.Si melalui Sekda Pekalongan,  Dra Mokaromah Sakoer MM. Untuk itu atas nama Pemeritnahan Kabupaten Pekalongan, diucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada jjaran Kodim Pekalongan. Dikemukakan, keunggulan dari TMMD Reguler adalah pembangunan dilaksanakan walam waktu  yang cepat. Di Desa Rogoselo, ada empat  titik  program utama, yakni  pengaspalan jalan perehaban jembatan, pembuatan drainase. termasuk ada sasaran tambahan yakni rehab  Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kecripatan TMMD, Warga Desa Pedawang Besyukur

Gambar
PEKALONGAN - Ada yang cukup istimewa di pelaksanaan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan, yakni desa sasarannya dua desa, yakni selain Desa Rogoselo, Kecamatan Doro dah Desa Pedawang, Kecamatan Karangnyar. ''Ya memang ada dua desa yang tercakup, yakni desa Rogoselo dan Desa Pedawang untuk sasaran pengaspalan jalan. Menurut Kades Pedawanga, Suyono, atas nama warganya dia mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran Kodim Pekalongan yang telah menggelar TMMD di Desa ROgoselo, namun Desa Pedawang kecripatan di program pengaspalan jalan. Menurutnya dengan pengaspalan jalan itu nantinya jalur antara dua kecamatan akan semakin lancar.  ''Pokoknya saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kodim Pekalongan,'' ungkap Kades Suyono. Sementara itu terpisah,  Duryani (56), warga Dukuh Blimbing, Desa Pedawang juga mengucapkan terimakasih. Nantinya jika jalan usai di aspal oleh TNI,semuanya akan lancar, perekonomian warga juga semakin lancar.

Jalan Akan Diaspal Satgas TMMD, Warga Bersihkan Badan Jalan

Gambar
PEKALONGAN  -  Ruas Jalan Desa Pedawang, Kecamatan Karangnyar  tembus Desa Rogoselo, Kecamatan Doro nantinya benar-benar bagus dan di kanan kirinya juga akan asri. Menyusul di sela-sela pengaspalan jalan oleh Satgas TMD Reguler ke-98 KodimPekalongan, warga setempat dikerahkan untuk kerja bhakti membersihkan badan jalan. Menurut Kades Pedawang, Suyono, di tiap harinya selama pelaksanaan TMMD, pihaknya mengerahkan warga secara bergiliran dengan jumlah yang cukup banyak.  ''Pengerahan massa dengan sistem gilir itu dimaksudkan agar TMMD tetap jalan sementara kegiatan warga yang mencari rejeki untuk keluarganya juga jalan,'' ungkapnya. Seperti Sabtu (22/4/2017), sejumlah warga Desa Pedawang  tampak antusias melakukan gotong royong pembersihan badan jalan di sepanjang ruas jalan yang akan dibangun oleh Satgas TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan. Tampak di kegiatan itu dipimpin langsung oleh salah seorang Ketua RT, yakni Sunaryo.