Postingan

Ribuan Calon Pekerja Padati Pekalongan Job Fair

Gambar
kegiatan   Job Fair 2016  yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekalongan untuk menyediakan lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi pengangguran Kota Pekalongan Sebanyak 42 perusahaan di Kota Pekalongan dan sekitarnya mengikuti kegiatan Job Fair 2016 dengan membuka stand selama dua hari di Hotel Sahid Mandarin, Selasa dan Rabu (23/11/14). Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinsosnakertrans, Kota Pekalongan, Bambang Sumitro menyampaikan, kegiatan Job Fair sebagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekalongan untuk menyediakan lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi pengangguran. Dikatakan Bambang, angka penganguran di Kota Pekalongan masih cukup tinggi. Kalau tidak ditangani secara serius, kata Bambang, akan menjadi permasalahan yang cukup kompleks di kemudian hari. "Angka pengangguran terbuka Kota Pekalongan bedasarkan statistik sebesar 4,10 persen dengan angkatan kerja yang tercatat di Tahun 2015 sebanyak 149,567 orang," ungkap Bambang. Sem...

Dilarang Meliput, Awak Media Boikot Indonesia Forestry Summit

Gambar
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi membuka kegiatan Indonesia Forestry Summit di Hotel Santika, Rabu (23/11/16) Pekalongan Pelaksanaan kegiatan Indonesia Forestry Summit yang membawa gagasan mengangkat potensi sekaligus pelestarian hutan alam Petungkriyono,Kabupaten Pekalongan di Hotel Santika, Rabu (23/11/16) diwarnai insiden tidak mengenakan yang menimpa salah satu media. Suryono dari MNC Group yang hendak melaksanakan pekerjaan jurnalistiknya dilarang melakukan peliputan oleh panitia penyelenggara. "Saya datang karena diundang, namun malah dilarang masuk untuk melakukan peliputan," ujarnya. Meski sudah dijelaskan, bahkan protes pun sudah disampaikan namun panitia tetap abai dan tetap melarang yang bersangkutan untuk masuk ke ruangan. Kesal dengan perlakuan panitia, Suryono pun melaporkan insiden tersebut ke Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi sebagai tuan rumah usai kegiatan. "Ini sudah melanggar UU keterbukaan informasi publik. Terlebih lagi ini ranahnya juga s...

Dua Jenazah Korban Kecelakaan Kapal Di Perairan Tuban Langsung Dimakamkan

Gambar
Istri Suwarno, korban kecelakaan kapal diperairan Jawa Timur pingsan saat jenazah tiba di rumah duka Kabupaten Batang Kepulangan jenazah warga Desa Denasri, Kecamatan Batang Kota, Kabupaten Batang yang menjadi korban tabrakan kapal di perairan Tuban, Jawa Timur beberapa waktu lalu, diwarnai isak tangis keluarga. Bahkan istri dari salah satu korban, Suwarno (49 th), pingsan karena tak kuat menahan kesedihan. Ambulan yang membawa jenazah Suwarno tiba di rumah duka pukul 20.00 langsung disambut pekikan takbir ratusan warga yang memadati sepanjang jalan Desa. Jenazah hanya sebentar disemayamkan di rumah duka dan selanjutnya  dibawa ke mushola terdekat untuk disholati kemudian langsung dimakamkan.  Adik ipar korban, Ahmad Fauzi (46 th) mengatakan, sebelumnya pihak keluarga menunggu kepastian nasib dari Suwarno setelah diketahui mendapatkan musibah. Namun setelah dipastikan Suwarno meninggal dan ditemukan jenazahnya. Pihak keluarga pun melakukan persiapan penyambutan pemakaman. "Kel...

Dua Jenazah Korban Kecelakaan Kapal Di Perairan Tuban, Tiba Di Rumah Duka

Gambar
Jenazah warga Desa Denasri Wetan, Kabupaten Batang yang menjadi korban kecelakaan kapal di perairan Tuban, Jawa Timiur tiba semalam di rumah duka Kabupaten Batang Dua jenazah warga Batang yang menjadi korban kecelakaan kapal di perairan Tuban Jawa Timur akhirnya tiba di rumah duka masing-masing, Selasa (22/11/16). Ambulan yang membawa jenazah Darmanto (26 th) tiba terlebih dahulu pada pukul 19.30 WIB. Kemudian disusul jenazah Suwarno yang tiba pukul 20.00 WIB. Dari empat warga Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang Kota, Kabupaten Batang, hanya dua jenazah yang sementara ini baru bisa ditemukan. Sementara dua jenazah lainnya masih dalam pencarian tim SAR. Muharel (50 th) Ketua RT 06 Desa Denasri Wetan mengatakan, dari empat warga yang menjadi korban musibah kecelakaan kapal di Perairan Tuban, Jawa Timur, tiga diantaranya masih satu RT. "Ketiganya warga saya di Rt 06 sedangkan yang satu lagi Wanidi lain RT," ungkap Muharel. Dijelaskan Muharel, jenazah Darmanto tiba terlebih dahu...

Ribuan Rokok Ilegal Tanpa Cukai Disita Dari Tangan Pedagang

Gambar
 Petugas KPPBCP memeperlihatkan hasil operasi pasar dengan jumlah rokok sitaan mencapai 7818 batang atau 477 bungkus yang semuanya ilegal tanpa cukai Kota Pekalongan Kantor Pengawasan  Pelayanan  Bea dan Cukai Pratama (KPPBCP) Pekalongan menyita ribuan rokok ilegal dan rokok tanpa pita cukai dari sejumlah tempat di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Ribuan rokok yang disita merupakan hasil operasi pasar di wilayah hukum KPPBCP Pekalongan. Dalam ekspose gelar perkara di KPPBCP Pekalongan, Kasubsi Penindakan dan Penyidikan, Shodikin mengatakan, sebanyak 7818 batang rokok tanpa cukai disita dari empat toko. Satu toko berada di Jenggot Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan dan tiga toko lainnya berada di Karangdadap, Kabupaten Pekalongan. "Dari 7818 batang rokok yang disita terdiri dari berbagai merek seperti Max Light, New Estillo, Fred Super, LG Gold, Penyu Filter, Savana, Beruang dan Guci Mas," ungkap Shodikin,Senin (21/11/16). Jumlah keseluruhan menurut Shodikin ada ...

Tumbuh Di Halaman Mushola, Bunga Bangkai Ini Kembali Hebohkan Warga Pekalongan

Gambar
Setelah dipagari, warga hanya bisa melakukan pengambilan foto dari jarak jauh Kota Pekalongan Warga Kota Pekalongan kembali dihebohkan oleh munculnya bunga bangkai di tengah pemukiman. Setelah sebelumnya sempat dibuat heboh dengan tumbuhnya bunga bangkai di pekarangan warga. Kini bunga yang sama tumbuh di halaman Mushola Al-Mutaqin, Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Warga pertama kali menyadari adanya bunga bangkai setelah sebelumnya dibaui aroma semerbak bangkai yang menyebar di perkampungan selama beberapa hari. "Baunya itu seperti bangkai tikus. Warga mengira itu benar bau bangkai tikus," ungkap Heri, warga setempat, Senin (21/11/16) . Kemudian karena aroma tersebut mengganggu, terutama di seputar Mushola, kata Heri, maka anak-anak kecil yang biasa mengaji di Mushola pun mencari asal bau tersebut. "Bau bangkai yang dikira tikus tersebut dicari tidak ketemu. Anak-anak malah mendapati bunga berukuran besar sedang kuncup dan beraroma busuk sep...

Keluarga Nelayan Korban Tabrakan Kapal Berharap Jenazah Bisa Dipulangkan Secepatnya

Gambar
Nur Khasanah bersama anak bungsunya memperlihatkan foto kenangan almarhum suamiya, Nashrokhim Kabupaten Batang Salah satu keluarga nelayan warga Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang Kota, Kabupaten Batang, yang turut menjadi korban tabrakan kapal di Perairan Tuban Jawa Timur, Nasrokhim, diketahui dari keluarga tidak mampu. Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Denasri Wetan, Amat Abdullah saat mengantar pekalongannews.com mengunjungi kediaman Nashrohim di gang Gambir Desa Denasri Wetan. Amat Abdullah mengatakan, Nasrohim tergolong keluarga tidak mampu, kalau tidak melaut Nasrohim kerja serabutan. Bahkan istrinya yang sakit belum bisa tertangani hingga menyebabkan kesulitan berjalan. "Sakit lama tidak sembuh-sembuh hingga akhirnya kesulitan berjalan," ungkap Amat Abdullah, Senin (21/11/16). Anak pertama Korban, Lukman (25 th) menuturkan, keluarganya terakhir berkomunikasi dengan Nasrokim hampir sepekan lalu atau tepatnya jumat 16 November 2016. "Ayah pamit berangkat melaut ...